Berita Daerah

Pj Bupati Intan Jaya Saat Ikut Tandatangani Prasasti Peringatan Hari Otda Ke-27 di Makassar

prasasti

Penjabat (Pj) Bupati Intan Jaya Apolos Bagau, ST., bersama para Gubernur, Bupati dan Walikota se-Indonesia, ikut menandatangani prasasti Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) Ke- 27 di Pantai Losari, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (29/4).

 

Apolos menjelaskan, otonomi daerah yang merupakan kewenangan bagi daerah untuk mengurus rumah tangganya sendiri, hanya bisa terwujud bila masyarakat daerah menyadari akan kewenangan itu.

“Ini bukti bahwa kebijakan otonomi daerah memberi peluang bagi daerah termasuk Intan Jaya untuk mendekatkan pelayanan publik ke tengah masyarakat,” kata Pj. Bupati Apolos Bagau kepada media dari Makasar, Sabtu, (29/4).

Menurut Apolos Bagau, kebijakan otonomi daerah telah dirasakan manfaatnya bagi daerah, karena masyarakat di daerah diberi kewenangan untuk memutuskan mana yang terbaik untuk daerahnya.

“Jadi kalau saya ditanya apa makna dari peringatan hari Otonomi Daerah ini,maka yang dapat saya katakan bahwa ini sebuah pengakuan terhadap masyarakat di tingkat lokal untuk menentukan arah pembangunan daerahnya,” ujar Apolos Bagau.

“Tanpa kesadaran akan kewenangan itu, kita sulit melangkah untuk menciptakan hal-hal yang baik untuk daerah kita sendiri,” katanya. Itulah sebabnya,  lanjut Apolos, masa depan daerah sangat tergantung dari kesiapan masyarakat dan pemerintah daerah. “Kalau saja, kita tidak siap untuk menciptakan kondisi yang lebih baik untuk kehidupan kita saat ini juga dalam mempersiapkan generasi masa depan yang lebih baik, maka kewenangan itu pun akan sia-sia.,” katanya.

Terkait dengan Intan Jaya, Apolos mengatakan bahwa masih diperlukan inovasi, renovasi, dan motivasi yang tak putus-putusnya, sehingga terwujud transformasi masyarakat menuju suatu  kemandirian masyarakat.

“Fokus kita adalah mewujudkan kesajahteraan masyarakat, karena itu di sini dibutuhkan komitmen bersama para pihak terutama ASN  agar terjadi peningkatan kesejahteraan dan terwujudkan kedamaian dalam masyarakat,” terangnya, “Selamat Hari Otonomi Daerah, semoga Tuhan yang Maha Esa senantiasa melindungi dan memberkahi kita untuk terus optimis menjadi daerah yang maju dan sejahtera. Kita berharap masalah-masalah konflik di Intan Jaya segera berakhir sehingga masyarakat bisa kembali menatap masa depannya,” ucap Apolos Bagau.

Peringatan Hari Otonomi Daerah 2023 mengusung tema “Otonomi Daerah Maju, Indonesia Unggul”. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian bertindak sebagai Irup dalam upacara peringatan Hari Otonomi Daerah di Makassar.

Pj Bupati Intan Jaya Saat Ikut Tandatangani Prasasti Peringatan Hari Otda Ke-27 di Makassar Read More »

Resmi Dilantik Ny. Ancela Sondegau Jadi Ketua TP-PKK Kabupaten Intan Jaya

PKK intan jaya

NABIRE – Penjabat Ketua TP-PKK Provinsi Papua Tengah Ny. Yosina Anwar Damanik resmi melantik Penjabat Ketua TP-PKK Kabupaten Puncak Jaya, Ny. Manikem Tumiran dan Penjabat Ketua TP-PKK Intan Jaya, Ny. Ancela Sondegau pada 4 Oktober 2023 di Aula Kantor Gubernur Papua Tengah, Nabire.

Dalam sambutannya PKK merupakan mitra kerja pemerintah dalam membangun masyarakat dan daerah terutama di bidang ekonomi keluarga, kesehatan, pemberdayaan perempuan dan anak, spiritual masyarakat.

PJ Ketua TP PKK Provinsi Papua Tengah, Ny. Yosina Anwar Damanik dalam sambutannya menyampaikan, pentingnya peran PKK dalam pembangunan kesejahteraan keluarga.

“PKK bukan hanya sekedar organisasi tetapi juga merupakan garda terdepan dalam memberdayakan masyarakat,”ujarnya..

Yosina menekankan bahwa terdapat program Prioritas Nasional yang harus disukseskan bersama yaitu Penanganan Stunting, Pengentasan Kemiskinan, Pengendalian Inflasi Daerah, dan Penanganan Pengangguran.

“Termasuk bersama-sama menjalankan 10 program-program PKK,” tambahnya.

Ny. Ancela Sondegau, Pj Ketua TP-PKK Kabupaten Intan Jaya usai dilantik mengatakan, ia berkomitmen untuk menjalankan tugas sebagai Ketua TP PKK dengan melibatkan kaum perempuan dalam upaya membangun keluarga berkualitas.

Ia mengatakan, dirinya akan berupaya untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah intan jaya dan instansi-instansi terkait di Kabupaten Intan Jaya dalam rangka berkolaborasi membangun Intan Jaya.

“Ini merupakan kepercayaan besar yang diberikan kepada kami. Kami akan berusaha untuk melaksanakan tugas yang diamanatkan kepada kami oleh ketua TP-PKK Provinsi Papua Tengah. Tentunya kami akan berkoodinsi dengan pemerintah untuk menjalankan tugas dan program prioritas nasional,” jelasnya.

Untuk diketahui, pelantikan TP-PKK Kabupaten Intan Jaya dan Kabupaten Puncak dilakukan di aula kantor Gubernur Papua Tengah Pada 4 Oktober 2023 oleh Ny. Yosina Anwar Damanik.

Resmi Dilantik Ny. Ancela Sondegau Jadi Ketua TP-PKK Kabupaten Intan Jaya Read More »

Pemda Kabupaten Intan Jaya Melaksanakan Evaluasi Dan Capaian Kinerja Triwulan Ke-III

Capaian Kinerja Sekaligus Evaluasi Kinerja Pemda Intan Jaya

 

Jakarta – Tim Evaluator Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia mengevaluasi kinerja Triwulan Ketiga dan Pemantapan Tugas Penjabat Kepala Daerah Tahun 2023 Pj. Bupati Intan Jaya, Apolos Bagau, ST, di Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Senin (25/09/2023).

Pj. Bupati Intan Jaya, Apolos Bagau, ST, dalam kesempatan itu memaparkan program prioritasnya diantaranya, meningkatkan kualitas pelayanan pendidkan dan kesehatan, pembangunan infrastruktur, pengembangan ekonomi masyarakat, tata kelola penyelenggaran pemerintahan dan peningkatan kamtibmas, wawasan kebangsaan, demokratisasi dan harmoni kemasyarakatan.

Pj Bupati Apolos Bagau, juga mempertegas tugas prioritasnya, yaitu mempersiapkan pemilu, menata dan mengevaluasi ASN Pemkab Intan Jaya, meningkatkan Kamtibmas, mengembalikan pengungsi masyarakat kabupaten Intan Jaya yang ada di Nabire, Timika dan Paniai, mengendalikan inflasi, dan bekerja sama dengan masyarakat, TNI-Polri dalam membangun kabupaten Intan Jaya. Dihadapan Tim Evaluator, Pj Bupati Apolos Bagau menyampaikan sejumlah capaian kinerja yang telah dilakukannya terutama aspek pemerintahan dalam hal pelayanan dasar.

Pertama, pelayanan kesehatan. Pj Bupati mengatakan, penyelenggaraan pelayanan kesehatan dilakukan secara sistematis melalui upaya promotif, preventif dan rehabilitated dengan melibatkan instansi terkait termasuk gereja. Pelayanan kesehatan ini telah menjangkau hampir 90 persen wilayah kabupaten Intan Jaya. Artinya masyarakat telah mendapatkan pelayanan kesehatan semakin dekat dan terjangkau,”Kata Pj Bupati Apolos.

Untuk penanganan stunting, jumlah prevelensi stunting di Kabupaten Intan Jaya sebanyak 40 Balita, dan seluruhnya telah ditangani melalui dinas kesehatan dan jaringannya. Disamping itu juga dilakukan edukasi dan literasi terkait dengan penyediaan pangan lokal melalui kegiatan posyandu dan PKK Kecamatan dalam rangka memanfaatkan bahan pangan lokal sebagai asupan yang bergizi. Penyediaan Sumber Daya Manusia Kesehatan, kata Pj Bupati Apolos Bagau, Pemkab Intan Jaya telah mengirim 74 anak asli Intan Jaya sebagai penerima beasiswa khusus pendidikan tenaga kesehatan.

Kedua, untuk pendidikan, Lanjut Apolos, Pemkab Intan Jaya telah mengaktifkan kegiatan belajar mengajar pada sekolah daerah konflik seperti di Distrik Ugimba, Hitadipa, Wandai, Mbiandoga dan Agisiga dengan menempatkan guru-guru kontrak orang asli Papua.Implementasi kerja sama pendidikan dengan Sekolah Anak Indonesia (SAI) Bogor dengan mengirimkan penerima beasiswa khusus bagi siswa kurang mampu namun memiliki kemampuan akademik yang baik untuk bersekolah pada SAI  Bogor sebanyak 47 siswa dari jenjang SD sampai SMA. Apolos mengatakan, telah dilaksanakan diklat kepada 12 guru SD NegeriYokatapa ke SAI Bogor dalam rangka diklat pengkajian budaya Papua Mandiri (PBPM) untuk pilot projek pendidikan berbasis budaya Papua di SD Yokatapa dan dibiayai oleh dana otsus.

Ketiga, di bidang Infrastruktur, capaian kinerja pembangunan infrasturktur publik berupa jalan dan jembatan sampai dengan triwulan III Tahun 2023 telah dilakukan peningkatan jalan perkotaan Sugapa dan pembangunan jembatan gantung tersebar di kampung-kampung di 8 distrik untuk memudahkan akses masyarakat ke kota Sugapa. Demikian juga dengan pembangunan SPAM Bilogai, pembangunan sanitasi 50 rumah tangga sasaran (RTS). Infrastruktur ketenagalistrikan dalam rangka revitalisasi sistem kelistrikkan kota Sugapa yang semula direncanakan tuntas pada bulan Agustus mengalami keterlambatan telah dapat diatasi dan progress perjalanan telah mencapai 70 Persen.

Dalam bidang infrastruktur perhubungan sedang dalam pengerjaan perluasan lapangan terbang perintis di 3 distrik yaitu Mbiandoga, Agisiga dan Tomosiga :Pekerjaan telah mencapai 80 persen dan wilayah-wilayah tersebut telah apat didarati pesawat terbang jenis Caravan 208B dan Pilatus Porter PC-6,” kata Apolos.

Telekomunikasi terkait penyediaan jaringan internet pemerintah daerah terlah terpasang 5 unit antenna Startlink pada beberapa OPD Teknis untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas pokok dan fungsi.

Keempat, pelayanan publik. Dalam hal perizinan masyarakat dapat mengurus dan memperoleh izin dalam waktu yang telah ditentukan dalam SOP Perizinan serta tidak dipungut biaya atau gratis. Pelayanan perizinan telah dilakukan melalui Online Single Submission (OSS) untuk dapat diterbitkan nomor Induk Berusaha dengan persyaratan yang mudah.

Pelayanan asministrasi kependudukan dilakukan melalui system jemput bola, dimana Pj Bupati memerintahkan Dukcapil untuk melakukan perekaman secara bergerak (mobile) dari Distrik ke distrik, dari kampung ke kampung. “Karena terbatasnya jaringan telekominkasi data, maka telah diupayakan memanfaatkan teknologi starlink dalam mendukung pelakasanan perekaman Aminduk secara online dengan biaya,”kata Pj Apolos Bagau.

Kelima, pengawasan terhadap perangkat daerah dan desa. Pj Bupati telah melakukan pengawasan terhadap perangkat daerah dalam rangkah meningkatkan kualitas dan jangkauan pelayanan kepada masyarakat. Hal tersebut dibuktikan dengan peningkatan kinerja pegawai ASN yang ditandai kehadiran OPD pada apel dan rapat-rapat koordinasi semakin baik.

Pj Bupati telah melaksanakan pemilihan kepala kampung seentah di 97 kampung pada Juli 2023. Dan ini baru pertama kali dilaksanakan semenjak diterbitkan UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, Kepala kampong hasil pemilihan langsung telag dilantik di lapangan terbuka pada tanggal 21 Agustus 2023 bersamaan dengan apel pagi pegawai ASN Kabupaten Intan Jaya.

Keenam, penanganan kemiskinan dan kemiskinan ektrim dengan mempercepat serapan anggaran pemerintah daerah, penyerapan dana desa pasca pelantikan kepala kampung, telah disalurkan lebih dari 50 persen. Pemberian bantuan perumahan sosial bagi keluarga miski ekstrim dan kaum difabel. Mengangkat kaum difabel sebagai tenaga alih data di kantor-kantor pemerintah di lingkungan kabupaten Intan Jaya. Meningkatkan bantuan sosialberupa uang dan berupa barang termasuk bibit tanaman pangan semusim, tanaman perkebunan dan bibit ternak dan bibit perikanan budidaya kepada masyarakat.

Pj Bupati menyampaikan, sejka bulan Agustus 2023 hingga saat ini terjadi kenaikan harga bahan di kabupaten Intan Jaya khususnya Sugapa yang disebabkan oleh kelangkaan pesawat terbang yang melayani penerbangan Nabire- Intan Jaya dan Timika-Intan Jaya disebabkan banyak pesawat yang rusak. Kelangkaan pesawat menyebabkan harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan dan kelangkaan BBM Minyak Tanah, Pertalite dan Solr (BBM Satu) harga.

Dalam rangka pengendalian harga kebutuhan pokok masyarakat , pemerintah telah mengambil langkah-langkah diantaranya, mendistribusikan bahan pangan non tunai (BPNT) menggunakan peswat udara ke delapan distrik dengan biaya angkutan disediakan pemerintaj kabupaten Intan Jaya.

Mengatasi kelangkaan BBM,PJ Bupati berkoorinasi langsung dengan pihak pertamina danSPBU Sugapa, Pj Bupati mengambil kebijakan mengeluarkan izin penerbangan pada hari minggu  untuk angkutan penerbangan pada hari Minggu untuk angkutan BBM setelah berkoordinasi dengan pihak gereja.

Mulai 10 September kelangkaan BBM telah dapat diatasi dengan baik. Pj Bupati fokus membangun disiplin pegawai ASN dalam rangka menciptakan birokrasi yang kuat, responsif dan professional. Pj Bupati memerintahkan kepada sekda untuk menjatuhkan hukuman disiplin secara berjenjang sesuai dengan ketentuan PP Nomor 94 Tahun 2021.

Pj Bupati memberikan aspresiasikepaa pejabat ataupegawai ASN yang berprestasi. Ketujuh, dalam aspek kemasyarakatan, PJ Bupati Intan Jaya sebagai putra asli kabupaten Intan Jaya memiliki hubungan baik dengan seluruh masyarakat dan menunjukkan sikap kenegarawan sebagai kepala daerah.

Sejak ditunjuk sebagai penjabat bupati, Pj Bupati Apolos Bagau telah menunjukan keteladanan untuktidak  meninggalkan Intan Jaya kecuali ada urusan dinas. Secara intensif Pj Bupati berkomunikasi dengan Forkopimda, tokoh masyarakat, dan tokoh agama dan pihak-pihak belum sejalan dengan NKRI agar kembali kepangkuan NKRI. Selalu mendengar aspirasi rakyat, memberikan arahan kepada perangkat daerah yang berkaitan dengan kebijakan pemerintahan daerah, serta memastikan kehadiran pegawai ASN di Sugapa untuk pelayanan masyarakat dan mendrong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Evaluasi kinerja Penjabat (Pj) Kepala Daerah oleh Kemendagri RI melalui Inspektorat Jenderal Kemendagri RI dilakukan setiap tiga bulan sekali atau per triwulan. Dalam melaksanakan evaluasi kinerja atas pelaksanaan tugas Pj. Kepala Daerah tersebut, Inspektorat Jenderal Kemendagri RI melakukan penilaian kepada Pj. Kepala Daerah.

Pemda Kabupaten Intan Jaya Melaksanakan Evaluasi Dan Capaian Kinerja Triwulan Ke-III Read More »

Kunjungan Pertama, Pj Bupati Intan Jaya Ke Kampung Daboto

intan jaya - dagoto

Pj Bupati Intan Jaya kunjungi warga Daboto Untuk Pertama Kalinya

 

Sugapa – Penjabat (Pj) Bupati Intan Jaya, Apolos Bagau bersama anggota DPRD dapil Biandoga, Kepala Dinas Sosial Oni Dendegau dan Sekretaris Dinas Pendidikan melakasanakan kunjungan kerja (kunker) ke wilayah distrik Biandoga persis di kampung Daboto pada Selasa, (5/9/2023).

“Kunjungan ini untuk bertemu langsung dengan masyarakat yang berada di kampung Daboto,” kata Pj Bupati Intan Jaya Apolos Bagau.

Keberadaan kampung Daboto lebih dekat kabupaten Nabire dan kabupaten Waropen ketimbang ke Sugapa, ibukota kabupaten Intan Jaya. Sehingga kunjungan ini merupakan yang paling pertama kali yang dilakukan di era Apolos Bagau jabat Pj Bupati sejak Intan Jaya dimekarkan sebagai satu kabupaten dari Paniai pada tahun 2009 silam.

“Ini kunjungan pertama Pemda Intan Jaya ke kampung Daboto sejak terbentuknya Intan Jaya sebagai satu kabupaten. Itu bupati devinitif sekalipu tidak pernah turun di tempat ini,” ucapnya.

Bagau mengaku, sejak ia dilantik sebagai Pj Bupati dilantik pada tanggal 29 Desember 2022, pihaknya sudah melakukan sejumlah kegiatan pemerintahan dalam hal pelayanan kepada masyarakat di kampung tersebut.

“Yaitu melalui Dinas Sosial antar sembako dan Dinas Dukcapil melakukan perekaman e-KTP kepada masyakat Daboto distrik Mbiandoga pada bulan Juli yang lalu, dan hari saya bersama rombongan berkunjung lagi,” ucapnya.

Saat kunjungan kerja tersebut, kata dia, masyarakat manyampaikan aspirasi yang selama ini menjadi kerinduan akan kehadiran Pemda di tempat itu, serta dimohon perhatikan segi pembangunan dan pelayanan terhadap masyarakat terutama penerangan, perumahan, air bersih, bibit tanaman atau sayuran.

“Saya langsung menerima program yang disampaikan kepada Pemda, dan saya apresiasi baik atas penjemputan dari anak sekolah bersama guru-gurunya dan masyarakat setempat,” kata mantan Kepala Dinas Pendidikan Intan Jaya ini.

Sejumlah usulan itu, kata dia pihaknya akan mengupayakan dalam perencanaan program anggaran perubahan tahun 2023 atau tahun anggaran induk 2024,” kata Bagau.

Kepala Dinas Sosial Intan Jaya, Oni Dendegau mengatakan, kunjungan juga ini untuk memberikan bantuan berupa sembilan bahan pokok (sembako) kepada masyarakat serta memberikan bantuan kepada anak sekolah berupa tas, alat tulis dan lainnya.

“Kunjungan kerja Pj Bupati Intan Jaya bersama kami melihat dari dekat kehidupan masyarakat setempat seperti sekolah, Puskesmas dan kebutuhan lainnya. Kunjungan kami ini mereka (masyarakat) jemput dengan baik,” kata Dendegau.

Kesempatan itu, kata Oni, keluhan warga langsung disampaikan oleh para guru, tim medis, dan masyarakat bahwa pentingnya ada sanitasi bagi warga di daerah itu.

“Mereka menyampaikan sejumlah hal yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari diantaranya air bersih, rehap gedung sekolah dan pembangunan tower Telekomsel Bakti Aksi termasuk lapangan terbang,” ucapnya.

Mantan kepala bidang Akuntansi DPKAD Paniai ini mengaku, sejak Apolos Bagau dilantik sebagai Pj Bupati Intan Jaya pada tanggal 29 Desember 2022, Dinas Sosial setempat sudah tiga kali salurkan bantuan sosial di Daboto sedangkan Dinas Dukcapil juga langsung turun ke lapangan melakukan perekaman e-KTP di kampung itu selama dua Minggu.

“Hari ini kami pergi kunjungi bawah sejumlah sembako dan bantuan keperluan anak sekolah,” ucapnya.

Kedepan, menurut dia, pihaknya akan kunjungi distrik Tomasiga dan beberapa tempat. Maka diharapkan semua OPD bisa turun ke daerah untuk melihat dari dekat supaya kerinduan masyarakat bisa terobati dan bersama-sama membangun Intan Jaya.

Pihaknya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh komponen terutama aparat keamanan, pegawai ASN dan masyarakat mulai dari Mbulumbulu hingga Makataka yang sudah bekerjasama untuk daerah Intan Jaya sehingga pelan-pelan sudah bisa bangun daerah tercinta.

“Kami juga menyampaikan terima kasih banyak teman-teman wartawan (media massa) yang terus memberikan informasi yang bersifat edukasi atas situasi di Intan Jaya,” ujarnya.

Kunjungan Pertama, Pj Bupati Intan Jaya Ke Kampung Daboto Read More »

Rakor Penjabat Kepala Daerah Se-Indonesia di Kemendagri

rakor nasional

Rakor Penjabat Kepala Daerah Se-Indonesia di Kemendagri

 

Jakarta – Pj Bupati Intan Jaya, Apolos Bagau, ST, tengah menghadiri kegiatan rapat koordinasi (Rakor) seluruh Penjabat (Pj.) kepala daerah, baik provinsi, kabupaten maupun kota, di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta , Jumat (9/6) .

Rakor yang dilaksanakan di Ruang Sasana Bhakti Praja Gedung C lantai 3 Kemendagri itu dipimpin langsung Menteri Dalam Negeri ( Mendagri) Muhammad Tito Karnavian.

Adapun rapat koordinasi ini dalam rangka menjamin peningkatan kesinambungan penyelenggaraan pemerintahan daerah dan pelayanan publik serta implementasi kebijakan strategi nasional di daerah.

Mendagri Tito Karnavian mengatakan, berdasarkan Undang-Undang (UU) penunjukan Pj. kepala daerah yaitu untuk mengisi ulang. Hal ini merupakan konsekuensi dari UU Nomor 10 Tahun 2016 yang mengamanatkan Pilkada Serentak 2024

“Pergantian jabatan ini UU utamanya adalah UU Pilkada Nomor 10 tahun 2016, yang di situ menyampaikan bahwa (kepala daerah) yang berakhir masa jabatannya (sebelum tahun 2024) diganti dengan jabatan,” ujar Mendagri.

Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian berharap penjabat kepala daerah harus menjadi panutan bagi para kepala daerah hasil Pilkada serentak tahun 2024.

Untuk itu menurutnya, ada beberapa hal penting yang harus dilakukan untuk menjadi pemimpin yang kuat, pertama memiliki kepercayaan dan kepuasan publik dalam hal ini penjabat kepala daerah harus rajin turun langsung ke masyarakat, kemudian membangun hubungan yang baik dengan otoritas di atasnya.

“Dan memiliki staf pendukung yang terbaik, mampu mendukung setiap ide, gagasan dan kinerja, juga loyal, berkompeten serta integritas,” ucapnya.

Usai pengarahan dari Mendagri, kegiatan langsung diisi dengan diskusi. Narasumber dalam diskusi Ketua KPK RI, Wakil Menteri Dalam Negeri, Sekretaris Jendral Kemendagri, Inspektur Jendral Kemendagri, Dirjen Otonomi Daerah, Dirjen Bina Keuangan Daerah, Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum, Dirjen Bina Pembangunan Daerah, Dirjen Pemerintahan Desa, dan Dirjen Kependudukan Catatan Sipil.

Direktur Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri Akmal Malik mengatakan, keberadaan Pj. kepala daerah memiliki peran penting dalam menjamin kesinambungan pemerintahan dan pelayanan publik di daerah, khususnya pada masa transisi sebelum dilantiknya kepala daerah definitif hasil Pilkada 2024.

Dia menyebutkan secara operasional, tugas dan berwenang Pj. kepala daerah yakni memimpin penyelenggaraan pemerintahan daerah dan pelayanan publik, khususnya penyelenggaraan urusan wajib pelayanan dasar.

Selain itu mengawal implementasi kebijakan strategi nasional di daerah, membangun kehidupan berdemokrasi, serta mengawal tata kelola keuangan daerah.

Pj. Bupati Apolos Bagau, usai rakor kepada media mengatakan, kegiatan rakor ini sangat penting untuk mengawal kerja pemerintahan di daerah. Apolos menyampaikan akan segera menangkap Arah Menteri Dalam Negeri serta membawa materi dari para narasumber untuk diimplementasikan bersama kepala OPD di Intan Jaya.

“Hal yang disampaikan Menteri dan para narasumber dalam diskusi menjadi mandat bersama seluruh perangkat daerah untuk keberlanjutan roda pemerintahan di Kabupaten Intan Jaya,” ujarnya.

Rakor Penjabat Kepala Daerah Se-Indonesia di Kemendagri Read More »

Penjelasan Pj Bupati Intan Jaya Penyebab Harga BBM dan Sembako Naik

intan jaya

Penyebab Harga BBM dan Sembako Naik

 

SUGAPA – Berhubungan dengan naiknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Sembilan Bahan Pokok di Kabupaten Intan Jaya disebabkan karena beberapa maskapai pesawat yang biasannya melayani Penerbangan dari Nabire – Intan Jaya sedang dilakukan perawatan rutin (maintenance) dan juga ada maskapai yang sedang melakukan mengurus surat izin perpanjangan operasional.

Hal ini menyebabkan hanya dua pesawat yang melayani penerbangan Nabire – Intan Jaya, yakni pesawat dari maskapai Smart Air dan Tariku.  Karena ketersediaan pesawat inilah yang menyebabkan maskapai menaikkan harga tiket penumpang reguler dari Nabire – Sugapa dan harga cargo tujuan Sugapa (Intan Jaya) dari Nabire.

Hal ini juga yang menyebabkan harga BBM dan Sembako di Intan Jaya naik. Harga sembako dan BBM yang naik di Sugapa  murni dari pedagang karena beberapa alasan yang telah diutarakan di atas.

“Pedagang menaikan harga sembako di Intan Jaya karena alasan mahalnya harga timbangan cargo.  Kemudian, untuk BBM juga demikian. Jadi kurangnya pesawat yang melayani penerbangan Nabire – Sugapa membuat  BBM dan harga sembako naik. Ini namanya siklus ekonomi. Kami pemerintah sudah mengutus perwakilan Pemda untuk mengecek ke maskapai pesawat dan kami sudah mendapat informasi seperti itu,” ungkap Pj Bupati Intan Jaya, melalui siaran pers pada 7 September 2023 di Sugapa, Intan Jaya, Papua Tengah.

Pj Bupati Intan Jaya, Apolos Bagau ,ST berharap agar masyarakat dan juga pedagang di Intan Jaya bersabar karena harga BBM maupuan sembako yang sedang dinaikan tidak akan bertahan lama.

“Setelah maskapai yang melakukan perbaikan dan melakukan perpanjangan jam terbang maka harga tiket dan cargo peswat akan normal  kembali dan harga barang juga akan normal kembali. Kami berharap agar siklus ekonomi ini bisa segera selesai  dan kami harap juga agar kita menjaga kedamaian dan keamanan di Inta Jaya. Tidak perlu kita melakukan hal-hal yang merugikan rakyat,” harap Pj Bupati.

Terkait dengan kelangkaan BBM subsidi ini, perlu disampaikan bahwa semua ini berimbas dari belum normalnya  penerbangan Nbx-Sgp seperti biasanya.

“Hal ini di sebakan oleh beberapa sebab yang sudah saya jelaskan di atas tadi.  Harapan kami agar kondisi ini segera kembali normal, sehingga harga barang 9 pokok pun bisa kembali normal begitupun BBM di Kota Sugapa,” ujar Pj Bupati Intan Jaya.

Penjelasan Pj Bupati Intan Jaya Penyebab Harga BBM dan Sembako Naik Read More »

Pemerintah Kabupaten Intan Jaya Mengadakan Coffe Morning

intan jaya

“COFFE MORNING”

 

Intan Jaya – Penjabat Bupati Intan Jaya, Apolos Bagau, ST, Selasa (6/6/23) lalu pimpin kegiatan coffee morning. Kegiatan yang digelar di Aula Setda Kabupaten Intan Jaya, diikuti oleh Sekda Intan Jaya, Asir Mirip, S.Pd, M.Si, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Intan Jaya. Demikian seperti diinformasikan oleh Kepala Bagian Humas dan Protokoler Setda Kabupaten Intan Jaya, Belkius Kabak, SH, kepada media ini.

Dikatakan, coffee morning dilaksanakannya untuk melakukan pengecekan setiap OPD yang berada di lingkungan Setda Kabupaten Intan Jaya dan juga mendisiplinkan setiap ASN yang bertugas di Kabupaten Intan Jaya.

Penjabat Bupati Apolos Bagai saat coffee morning menegaskan terkait para OPD dan ASN yang bertugas di Intan Jaya untuk lebih giat dalam melaksanakan tugasnya sebagai ASN, dan setiap ASN haruslah disiplin. Sebagai ASN dirinya juga menekankan agar setiap OPD dapat menunjukkan kinerjanya untuk membangun Kabupaten Intan Jaya.

Setiap OPD di Intan Jaya wajib mendisiplinkan pegawainya pada saat bertugas. ASN di Intan Jaya jangan menikmati hasilnya saja tapi kinerjanya tidak ada.

Dalam coffee morning ini juga Penjabat Bupati Apolos Bagau membahas situasi Kamtibmas di Intan Jaya Dia meminta para pimpinan OPD dan stafnya harus membantu memberikan rasa aman dalam lingkup kerjanya.

Dirinya menambahkan, situasi Kamtibmas di Intan Jaya bukan hanya bersandar kepada pihak keamanan. Namun situasi Kamtibmas ini juga adalah tanggung jawab pemerintah daerah. Maka Apolos Bagau berharap agar setiap staf ASN yang berada di lingkungan Setda Intan Jaya dapat berpartisipasi dalam membangun keamanan dengan cara memberikan dan menunjukkan pembangunan di Intan Jaya kepada masyarakat serta bergandengan tangan dengan pihak-pihak lainnya dalam menciptakan keamanan di Intan Jaya.

Penjabat Bupati Apolos Bagai menambahkan agar setiap ASN dapat memberikan masukan dan menerima masukan baik dari pihak keamanan dan juga masyarakat untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang aman.

Diharapkan dengan adanya kegiatan coffee morning ini dapat menjalin tali asih serta dapat menciptakan kepercayaan diri untuk membangun dan menjaga Intan Jaya tetap aman dan tentram.

Pemerintah Kabupaten Intan Jaya Mengadakan Coffe Morning Read More »

Jangkau DBTFMS, BPJS Kesehatan Kepwil XII Kerja Sama dengan Klinik Siloam Tumdungbon dan Klinik Siloam Daboto

BPJS Intan Jaya

Jangkau DBTFMS, BPJS Kesehatan Kepwil XII Kerja Sama denganKlinik Siloam Tumdungbon dan Klinik Siloam Daboto

Jayapura (04/09/2023) – BPJS Kesehatan terus berkomitmen untuk meningkatkan layanan kesehatan kepada seluruh peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), termasuk peserta yang berada diDaerah Belum Tersedia Fasilitas Kesehatan (DBTFMS).BPJS Kesehatan berupaya memastikan aksesibilitas pelayanan kesehatan bagi peserta JKN sesuai dengan kriteria yang ditetapkan oleh Pemerintah.

Salah satu upaya yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah XII adalah dengan melakukan penandatanganan kerja sama dengan Klinik Siloam Tumdungbon dan Klinik Siloam Daboto, bertempat di ruang rapat BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah XII, Senin (04/09).

Hadir juga secara online Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah dr. Silwanus A.Sumule, Sp.OG, MH.Kes menyampaikan Provinsi Papua Tengah yang merupakan Daerah Otonomi Baru (DOB) sementara mengejar ketertinggalan dalam memberikan pelayanan kesehatan. Di dalam induk percepatan pembangunan Papua salah satu misi yang ada didalamnya adalah bagaimana Papua Tengah Sehat. Dalam percepatan tersebut Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah membuat prioritas utama salah satunya adalah memberikan jaminan kesehatan bagi seluruh warga yang ber KTP Papua dan Provinsi Papua Tengah juga telah mencapai Universal Health Coverage (UHC).

“Bagi kami itu tidak cukup, walaupun kami sudah UHC namun masih ada hal-hal yang belum terjamin di rumah sakit. Maka untuk itu, Pemerintah Provinsi Papua Tengah menopangnya dengan sebutan Kartu Otsus Sehat Papua Tengah (KO Sehat). KO Sehat adalah dukungan kepada BPJS Kesehatan menyangkut hal-hal yang tidak dijaminuntuk masyarakat.Kami juga memberikan apresiasi kepada Klinik yang jauh dimata jauh diujung kaki, yang selama ini tidak tersentuh oleh kita khususnya kepada Klinik Siloam dan juga kepada BPJS Kesehatan. Ini merupakan terobosan yang sangat dinanti-nantikan,” tutur dr. Silwanus.

Silwanus juga menambahkan untuk dukungan yang dapat diberikan agar pelayanan komprehensif yang sudah dilakukan di Klinik Siloam Tumdungbon dan Klinik Siloam Daboto adalah Pemerintah Provinsi Papua Tengah sedang mempersiapkan rujukan pasien dengan menggunakan pesawat milik maskapai keagamaan. Ini adalah bentuk komitmen Provinsi Papua Tengah dalam memperluas jangkauan pelayanan kesehatan antar kabupaten. Selain itu juga, Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah terus mendorong Klinik yang ada di Kabupaten Nabire ini agar dapat melakukan kerjasama dengan BPJS Kesehatan, jika ingin mendapatkan biaya tambahan.

Selain itu hadir juga secara onlineKepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Pegunungandr. Ronny Jhon Alfred Situmorang, M.Kes yang menyampaikanbahwa tugas kita adalah memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik kepada masyarakat. Untuk mencapai hal tersebut, perlu disiapkan SDM, biaya sebagai bentuk tanggung jawab Pemerintah kepada masyarakat. Dari sisi pembiayaan, kita mendapat pembiayaan dari BPJS Kesehatan yakni Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan telah mencapai predikat UHC.

“Dari sisi fasilitas kesehatan, saat ini Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, tengah memberikan bantuan kepada RSUD Wamena satu gedung farmasi, RSUD Yalimo dan RSUD Lanny Jaya dalam hal bantuan alat kesehatan. Terkait dengan DBTFMS, Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan sangat memberikan apresiasi, karena ini sangat membantu dalam sisi pelayanan kesehatan bagi masyarakat di daerah yang tidak ada fasilitas kesehatan dan dapat dipertahankan,” ujar dr. Ronny.

penandatanganan kerjasama dihari ini. Ini merupakan suatu upaya dimana sejak tahun 2013 kami telah memberikan pelayanan kesehatan di daerah pedalaman.

“Kami bersyukur pada akhirnya, bisa merasakan bahwa kami tidak bekerja dengan sendiri, karena selain dari Pemeritah Daerah ada juga dari BPJS Kesehatan secara nyata bersama-sama dalam memberikan pelayanan kesehatan. Kami semakin optimis bisa bertransformasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan buat masyarakat terutama didaerah pedalaman. Kami juga berharap dengan adanya DBTFMS ini bisa diduplikasikan tidak hanya di BPJS Kesehatan tetapi di mitra kerja yang lain sehingga benar-benar adanya integrasi, kolaborasi dalam tatanan layanan kesehatan di Tanah Papua,” ujar dr. Sri.

Deputi Direksi Wilayah XII BPJS Kesehatan, Mangisi Raja Simarmatadalam sambutannya menyampaikan bahwa kerjasama ini merupakan awal implementasi dalam hal DBTFMS yang dilakukan di dua desa dengan kriteria desa sulit akses yakni Desa Ater Kabupaten Pegunungan Bintang Provinsi Papua Pegununganyang telah di SK kan oleh Bupati Pegunungan Bintang bekerjasama dengan Klinik Siloam Tumdungbon dan Desa Maniuwo Kabupaten Intan Jaya Provinsi Papua Tengah yang telah di SK kan oleh Bupati Intan Jaya bekerjasama dengan Klinik Siloam Daboto dengan masing-masing jangka waktu kerjasama mulai 1 September 2023 sampai dengan 31 Desember 2024 dan akan dilakukan review setiap tahunnya terhadap status DBTFMS di desa tersebut.

“Kami juga akan menginventarisir fasilitas kesehatan di daerah terpencil yang belum memenuhi syarat dan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah setempat sehingga harapannya peserta JKN tersentuh dengan jaminan kesehatan secara langsung,” tutur Mangisi.

Dalam kegiatan penandatanganan dihadiri dan disaksikan secara online oleh Deputi Direksi Bidang Kebijakan Penjaminan Manfaat BPJS Kesehatan Kantor Pusat Ari Dwi Aryani beserta Asisten Deputi Bidang Penjaminan Manfaat Primer Asri Ritonga serta Kepala BPJS Kesehatan Cabang Wamena, Kepala Kabupaten Pegunungan Bintang dan Kabupaten Intan Jaya serta secara offlinedihadiri oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jayapura dan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Biak.

Sebagai informasi data jumlah peserta JKN di Kabupaten Intan Jaya sebanyak 116.719 jiwa dengan status predikat Non UHC sedangkan jumlah peserta JKN di Kabupaten Pegunungan Bintang sebanyak 103.468 jiwa dengan status predikat Non UHC.

***

Informasi lebih lanjut hubungi:

BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah XII                                                 

BPJS Kesehatan Care Center 165

Website :www.bpjs-kesehatan.go.id

Jangkau DBTFMS, BPJS Kesehatan Kepwil XII Kerja Sama dengan Klinik Siloam Tumdungbon dan Klinik Siloam Daboto Read More »

Pj Bupati Intan Jaya Minta Kepala Dinas, Badan dan Kantor Tingkatkan Penyerapan Anggaran

intan Jaya

Sugapa_Pj Bupati menegaskan, dirinya meminta supaya seluruh Kepala Dinas, Badan dan Kantor gerak cepat dengan semangat Cepat, Tepat dan Tuntas dalam upaya penerapan penyerapan anggaran. Kata dia, karena ini sudah memasuki triwulan kedua, maka harus ada perubahan dan peningkatan dalam penyerapan anggaran.

“Untuk triwulan pertama kami sudah ketemu pemerintah pusat dan telah dievaluasi. Saat ini sudah masuk dalam triwulan kedua. Maka itu saya meminta agar seluruh kepala Dinas, Badan dan Kantor menjalankan kegiatan-kegiatan supaya ada peningkatan penyerapan anggaran,” tegas Pj Bupati Intan Jaya pada Senin (22/5/2023).

Pj Bupati mengatakan, tingkat penyerapan anggaran di semua Dinas, Badan dan Kantor juga menjadi bagian terpenting untuk evaluasi kinerja dari masing-masing kepala Dinas, Badan dan Kantor.

Dikatakan, BPK RI Perwakilan Papua akan memulai pemeriksaan rinci. Pemeriksaan itu sendiri akan dilakukan di Sugapa.

“Peningkatan penyerapan anggaran APBD harus ditingkatkan. Dalam rangka ini, BPK RI Perwakilan Papua akan melakukan pemeriksaan secara rinci di Sugapa. Saya sekali lagi menegaskan supaya penyerapan anggaran APBD dipercepat dan ditingkatkan supaya tidak ada silva yang banyak di tahun 2023,” ungkapnya.

Pj Bupati juga menegaskan, desakan kepada kepala Dinas, Badan dan Kantor ini mengingat meningkatkan penyerapan anggaran APBD dari 9,8 persen di triwulan I, maka di triwulan kedua penyerapan anggaran APBD harus naik.

“Karena penyerapan anggaran APBD dari Dinas, Badan dan Kantor pada triwulan pertama adalah 9,8 persen, maka di triwulan kedua ini penyerapan anggaran APBD semakin baik sehingga penyerapan anggaran APBD di periode kedua  naik,” tegasnya.

Dengan adanya penyerapan anggaran APBD yang  baik, maka laporan triwulan kedua Pj Bupati Intan Jaya kepada pemerintah Pusat baik.

“Karena kerja Pj Bupati Intan Jaya akan dievaluasi secara rutin setiap triwulan, maka penyerapan anggaran dipercepat, terutama dalam hal memberikan pelayan kepada publik di Intan Jaya.Kerja-kerja saya sebagai Pj Bupati akan dievaluasi lagi pada triwulan kedua. Maka itu saya mengharapkan kerjasama yang baik dari seluruh kepala Dinas, Badan dan Kantor,” tegasnya.

Selain itu Pj Bupati mengingatkan agar semua kepala Dinas, Badan dan Kantor untuk mengarahkan seluruh ASN di kantor masing-masing supaya kemba,i ke Sugapa untuk menjalankan aktifitas dan pelayanan kepada publik. (Admin – AB)

Pj Bupati Intan Jaya Minta Kepala Dinas, Badan dan Kantor Tingkatkan Penyerapan Anggaran Read More »

Setelah Dilantik Jadi Pj. Bupati Intan Jaya, Apolos Bagau Perintahkan Seluruh ASN Naik ke Tempat Tugas

pelantikan
Penjabat Bupati Intan Jaya, Apolos Bagau, ST., memerintahkan kepada seluruh ASN dan OPD agar mulai tanggal 1 Januari 2023, sudah berada di tempat tugas di Intan Jaya.

 

Nabire, Penjabat Bupati Intan Jaya, Apolos Bagau, ST., memerintahkan kepada seluruh ASN dan OPD agar mulai tanggal 1 Januari 2023, sudah berada di tempat tugas di Intan Jaya.
Hal itu disampaikan Apolos Bagau saat melaksanakan Ibadah Syukuran, di kediamannya di Jalan Jakarta, kabupaten Nabire, seusai dilantik menjadi Penjabat Bupati Intan Jaya, Kamis (29/12/2022).
“Saya perintahkan kepada semua ASN dan OPD supaya mulai tanggal 1 Januari sudah di tempat tugas. Ibu gubernur juga sampaikan begitu yaitu aktifkan ASN di tempat kerja”, tegas Apolos Bagau.
Lanjut Apolos Bagau, “tanggal 9 Januari, saya sendiri yang pegang absen di Intan Jaya”.
Di tempat yang sama, Maximus Tipagau selaku Staf Tenaga Ahli Wamendagri yang turut menghadiri pelantikan tersebut menyampaikan ucapan selamat.
“Selamat menjabat dan sukses kepada ketiga Pj Bupati yang dilantik. Semoga tugas negara ini dikerjakan dengan penuh amanah,” ujar Maximus Gladiator Papua.
Maximus juga akan berkolaborasi dengan pejabat pemerintah untuk sama-sama memajukan Provinsi Papua Tengah.
Direncanakan akan dilaksanakan Ibadah Syukuran bersama warga Intan Jaya, di lapangan Sepak Bola Yogatapa, Sugapa, kabupaten Intan Jaya.
Sebagai informasi, bertempat di Aula Kantor Gubernur Papua Tengah, Jalan Merdeka Nabire, Kamis (29/12/2022), telah dilaksanakan pelantikan Penjabat Bupati Dogiyai, Penjabat Bupati Intan Jaya dan Penjabat Bupati Puncak Jaya oleh Penjabat Gubernur Papua Tengah.
Seusai undangan, pelantikan dilaksanakan pada pukul 10.00 WIT. Pelantikan ini untuk mengisi kekosongan jabatan Kepala Daerah di ketiga wilayah dimaksud yaitu Dogiyai, Intan Jaya dan Puncak Jaya, dimana Bupati dan Wakil Bupati sebelumnya, masa jabatannya telah berakhir.

Adapun ketiga Penjabat Bupati yang dilantik adalah sebagai berikut :

  1. Penjabat Bupati Intan Jaya, Apolos Bagau, ST. Jabatan sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Tengah
  2. Penjabat Bupati Dogiyai, Drs. Petrus Agapa, M.Si. Jabatan sebelumnya Sekretaris Daerah kabupaten Dogiyai
  3. Penjabat Bupati Puncak Jaya, H. Tumiran, S.Sos., M.AP. Jabatan sebelumnya Sekretaris Daerah kabupaten Puncak Jaya

Setelah Dilantik Jadi Pj. Bupati Intan Jaya, Apolos Bagau Perintahkan Seluruh ASN Naik ke Tempat Tugas Read More »

Scroll to Top