BERITA TERKAIT

PERTANIAN DAN PERKEBUNAN

Kabupaten Intan Jaya merupakan salah satu eksportir komoditas pertanian dan perkebunan seperti sayuran dan buah-buahan ke luar daerah. Per minggunya, sekitar 10 ton sayuran dan buah-buahan dari berbagai distrik diangkut ke luar daerah. Pasokan sayuran dan buah-buahan dari Kabupaten Intan Jaya sebagian besar dikirim ke Distrik Tembagapura. Produksi komoditas pertanian dan perkebunan di Kabupaten Intan Jaya dapat lebih ditingkatkan dengn cara intensifikasi lahan pertanian dan perkebunan yang tersedia. Adapun data mengenai kawasan budidaya pertanian dan perkebunan di Kabupaten Intan Jaya dapat dilihat dalam tabel di bawah ini:

Tabel 2. 8. Kawasan Potensial Budidaya Pertanian dan Perkebunan di Kabupaten Intan Jaya

Rencana Kawasan BudidayaLuas (ha)Persentase Terhadap Total Luas Wilayah (%)
Kawasan Potensi Perkebunan6.850,90,87
Kawasan Potensi Tanaman Pangan Lahan Basah18.686,62,36
Kawasan Potensi Tanaman Pangan Lahan Kering12.564,41,59
Total38.101,94,82

Sumber: Hasil Analisis Tim PPKK Fisipol UGM, 2017

Wilayah Kabupaten Intan Jaya cukup potensial untuk pengembangan kawasan perkebunan, tanaman pangan lahan basah dan kering. Kabupaten Intan Jaya memiliki kawasan perkebunan seluas 6.850,9 ha. Selain berpotensi sebagai kawasan perkebunan, Kabupaten Intan Jaya juga memiliki potensi sebagai kawasan tanaman pangan lahan kering dan basah. Sekitar 18.686 ha dapat dimanfaatkan untuk pengembangan kawasan tanaman pangan lahan basah atau sebesar 2,36% dari total luas wilayah Intan Jaya. Kawasan potensi tanaman pangan lahan kering di Kabupaten Intan Jaya sebesar 12.564,4 Ha atau sebesar 1,59% dari total luas wilayah Intan Jaya.

© 2020 - Website Pemerintah Kabupaten Intan Jaya Dikelola Oleh Tim Web Kominfo